Berdasar hasil penjualan yang disumbangkan jajaran perangkatWindows Phone, Nokia telah mengajukan Formulir 20-F (2012) tentang pencapaian laba keuangannya kepada lembaga Komisi Penjamin Pertukaran (Security and Exchange Commission) yang memfasilitasi aliran modal para investor terkait investasi pasar global di AS.
Dari rilis pada hari Kamis (07/03/2013) kemarin melalui situs resminya, mereka mengumumkan kepada publik rencana jangka panjang bisnis jasa dan perangkat Nokia Siemens Networks, yang akan terus bertumbuh pesat berdasarkan perolehan lonjakan laba bersih dari layanan dan produk mereka pada tahun 2012. Sementara itu ada kenaikan marjin operasi sebesar 10% terhadap layanan dan produkNokia non-IFRS (International Financial Reporting Standards).
Singkat kata, pihak Nokia berusaha meyakinkan investor dunia lewat lembaga SEC kalau mereka masih di wilayah aman dalam pertumbuhan bisnis segmen mobile. Ada catatan tambahan dalam laporannya bahwa Nokia berniat terus melanjutkan kerjasama dengan Microsoft. Hal ini dilakukan untuk kelangsungan lini produksi jajaran perangkat Windows Phone 8. Pihak Nokia yakin mereka membuat ekosistem Windows Phone global semakin kompetitif dan menguntungkan bahkan mencapai skala , nilai dan daya tarik relevan bagi pelaku pasar, membuat Nokia Windows Phone adalah pilihan kompetitif bagi konsumen.
Nokia adalah pemimpin global dalam komunikasi mobile juga merupakan stimulus bagi perkembangan mobile teknologi, dimana produknya telah menjadi bagian integral dari kehidupan orang di seluruh dunia. Bahkan diyakini sampai saat ini lebih dari 1,3 miliar orang di dunia tetap setia menggunakan Nokia. Inovasi Nokia teknologi dan desain telah membuat salah satu merek yang paling diakui di dunia. (Hito) |








0 komentar:
Posting Komentar